Pasti udah tau donk
tentang robot yang namanya asimo punya Honda, kali ini saya akan
menceritakan sedikit sejarah berdirinya asimo.ASIMO adalah singkatan
dari “Advanced Step in Innovative Mobility.” ASIMO dianggap sebagai
robot humanoid tercanggih di dunia dengan tinggi 130 cm dan berat 54 kg.
Robot ini dikembangkan oleh Honda Motor Co., Ltd.,ASIMO dilahirkan pada
31 Oktober 2000 dari hasil program R&D robotik Honda yang didirikan
pada 1986. Dipimpin oleh Mr. Masato Hirose, Senior Chief Engineer of
the Wako Research Institute, Honda R&D Co., Ltd., tim pengembangan
robot berangan menciptakan robot yang bisa menjadi teman bagi manusia.
Impian ini berujung pada konsep “menyatukan berbagai fungsi mekanis
dengan teknologi maju untuk meningkatkan kualitas hidup manusia,” yang
mendasari road map Honda dalam pengembangan robot. Mendingan dananya
dibuat bikin robot daripada dibuat mobil mewah yang boros bahan
bakar.ASIMO sekarang adalah generasi kedua yang merupakan penyempurnaan
dari robot ASIMO generasi pertama yang diperkenalkan pada tahun 2000.
Teknologi mobilitas ASIMO kini telah mengalami perkembangan pesat
dibanding generasi terdahulunya, dengan berbagai kemampuan diantaranya
bergerak dalam pola lingkaran dan berlari hingga kecepatan 6 km/jam.
Kemampuan ASIMO berinteraksi dengan manusia atau objek lainnya juga
semakin sempurna, seperti menyambut tamu, berjalan bergadengan tangan
dengan manusia, membawa nampan, dan mendorong kereta.
Robot Militer
Militer Zionis
Israel kini sedang mengembangkan robot bersenjata dan bisa membantu
pasukan tempur Israel. Bahkan robot ini diharapkan mampu berbicara dalam
bahasa Arab untuk bernegosiasi dengan orang-orang bersenjata dan
melaksanakan aksi bunuh diri, jika perlu. Di samping itu robot ini
diharapkan bisa mengirimkan gambar real time dari pertempuran secara
langsung dan segera, tanpa harus memasukkan personil militer untuk untuk
menjelajahi lokasi peperangan.Seperti dilaporan radio militer Zionis
Israel, Ahad (28/3), Angkatan Darat Israel berencana untuk memberikan
robot “Harbutim” ke setiap resimen tempur. Robot ini dilengkapi dengan
senjata mesin seukuran senapan M16, dan dapat berbuat lebih banyak untuk
memberikan informasi intelijen kepada militer Israel.Dalam konteks yang
berkaitan, militer Israel kini sedang mengembangkan sebuah alat mekanik
yang disebut “Mashgichon”, dilengkapi dengan kamera dan sensor, untuk
menggantikan prajurit dalam operasi penjagaan dan membantu pasukan
keamanan untuk mengetahui apa yang terjadi di luar gedung.
Robot Astronot NASA
Badan Antariksa
Amerika Serikat, NASA, akan mendapatkan awak baru di luar angkasa.
Astronot baru NASA ini unik, karena dia bukan manusia, tapi robot yang
menyerupai manusia.Robot ini akan dikirim ke luar angkasa tahun ini.
Astronot robot bernama Robonaut 2 atau R2 akan menjadi penghuni tetap
stasiun luar angkasa internasional. Astronot robot ini merupakan proyek
kerjasama antara NASA dengan General Motors (GM)– perusahaan
mobil asal Amerika Serikat.Spesifikasi R2 tak sembarangan. Dia harus
bisa menjadi asisten dan bekerja bersama manusia, baik astronot di luar
angkasa maupung pekerja GM di Bumi. Robot R2 seberat 300 pon itu terdiri
dari kepala, badan, dengan dua lengan dan dua tangan. R2 akan
diluncurkan bersamaan dengan peluncuran pesawat ulang alik Discovery ,
sebagai bagian dari misi STS-133 yang direncanakan September mendatang.
Sementara R2 mengangkasa, para insinyur di Bumi akan terus memonitor
kerja robot tersebut di ruangan tanpa bobot.Untuk sementara, aktivitas
R2 akan dibatasi di laboratorium Destiny. Namun, di masa mendatang,
dengan modifikasi tambahan, akan memungkinkan robot ini bekerja lebih
luas, di luar atau di dalam kompleks stasiun luar angkasa. “Proyek ini
mewujudkan janji bahwa di masa depan, robot bisa bekerja di luar angkasa
maupun di Bumi. Tak hanya untuk menggantikan manusia, tapi juga bekerja
bersama manusia,” kata Direktur Sistem Eksplorasi NASA Washington, John
Olson, sperti dimuat laman NASA. “Gabungan potensi robot dan manusia,
akan memungkinkan kita untuk pergi jauh, mencapai lebih dari apa yang
mungkin bisa kita bayangkan hari ini. Tak hanya bentuknya yang seperti
manusia, R2 juga mirip cara kerja manusia, bahkan bisa menggantikan
manusia dalam tugas-tugas berbahaya.Untuk saat ini, R2 masih berbentuk
prototipe dan tidak memiliki perlindungan yang memadai untuk ada di luar
stasiun ruang angkasa dalam temperatur ekstri
Robot Bedah Jantung
SALAH satu terobosan
teknologi dunia medis adalah penggunaan bantuan robot dalam pembedahan
jantung. Teknik ini dikembangkan untuk mengurangi dampak getaran tangan
para ahli bedah saat mengoperasi jantung dan bagian dalam tubuh
lain.Pada proses bedah jantung konvensional, dada pasien dibuka dan ahli
bedah memasukan tangan ke dalam rongga dada untuk melakukan potongan
pada bagian dekat organ sasarn. Sebuah operasi yang tidak memerlukan
irisan dalam ukuran besar, potongan atau irisan yang dibuat mungkin
besarnya hanya beberapa millimeter saja. Untuk itu diperlukan alat bantu
yang lebih panjang dan pipih yang berakibat gangguan getaran tangan
manusia menjadi lebih besar. Melalui bantuan robot, ahli bedah dapat
menghindari persoalan tersebut. Operasi dapat dilakukan dari jarak jauh
bahkan dari luar negeri.Operasi by-pass jantung pertama menggunakan
bantuan robot, dilakukan akhir tahun 1998 atas 17 pasien oleh dokter
Ralph Damiano di Rumah Sakit Negara Bagian Pennsylvania, Amerika
Serikat.
Robot Di Dalam Tubuh
Ilmuwan di Korea
telah membuat robot-robot yang cukup kecil untuk bisa menjelajahi tubuh
manusia dan digerakkan oleh otot jantung.Sukho Park di Chonnam National
University, Korea, dan rekan-rekannya telah merancang sebuah robot-mikro
yang digerakkan oleh sel. Tim Park membuat robot tersebut dengan
menumbuhkan jaringan otot jantung dari sebuah tikus pada
kerangka-kerangka robot kecil yang dibuat dari polidimetilsiloksana
(PDMS). PDMS merupakan polimer biokompatibel sehingga membuat robot
tersebut cocok digunakan dalam pengaplikasian biomedik.Yang istimewa
pada robot-robot ini, kata Park, adalah mereka tidak memerlukan suplai
energi eksternal. Tetapi sel-sel otot jantung yang berelaksasi dan
berkontraksi yang memberikan energi. Sel-sel otot jantung sendiri
mendapatkan energinya dari sebuah medium kultur glukosa. Sel-sel yang
berdenyut sendiri ini memungkinkan robot tersebut menggerakkan keenam
kakinya
